Roti—makanan pokok sehari-hari di Asia Selatan, Timur Tengah, dan sekitarnya—telah bertransformasi dari makanan lezat buatan tangan menjadi produk rekayasa presisi. Di masa lalu, memproduksi roti dalam skala komersial memerlukan banyak tenaga kerja dan waktu, serta sangat bergantung pada proses penggulungan, pemanggangan, dan pengepakan secara manual. Namun, seiring dengan meningkatnya permintaan global akan kualitas, kebersihan, dan efisiensi yang konsisten, otomatisasi pada lini produksi roti mengubah cara kerja produsen makanan.
Baca selengkapnya